The Best Will Be...

Keberhasilan adalah tantangan yang baru saja dimulai...

Cool na? :) Now Learn How to create one by Clicking here


Search

Loading...

Get The Daily Knowledge in Your Email Now...

Have Us in Your Circle


Saat ini, dunia teknik sudah semakin berkembang, selain juga memang semakin banyak dibutuhkan para insinyur atas kemajuan zaman, juga karena kini masyarakat sudah mulai mengenal dunia edukasi dalam hal ini yang lebih khususnya dunia teknik. Ya salah satunya, dunia pertambangan dan perminyakan, yang saat ini semakin marak diminati karena banyaknya eksplorasi dan pengembangan hasil bumi yang tidak bisa diperbaharui ini. Tapi tahukah anda, meski masih dalam satu lingkup, mengapa kedua keilmuan ini di pisah pendidikannya, bahkan sampai di buat konsentrasi program studi yang berlainan?
Ya, dari tujuannya sendiri, ternyata sudah sangat jauh berbeda, Teknik Pertambangan adalah suatu disiplin ilmu keteknikan/rekayasa yang mempelajari tentang bahan galian/sumberdaya mineral, minyak, gas bumi, dan batubara mulai dari penyelidikan umum (propeksi), eksplorasi, penambangan (eksploitasi), pengolahan, pemurnian, pengangkutan, sampai ke pemasaran sehingga dapat dimanfaatkan oleh manusia. Kerekayasaan dalam Teknik Pertambangan mencakup perancangan, eksplorasi (menemukan dan menganalisis kelayakan tambang), metode eksploitasi, Teknik Pertambangan (menentukan teknik penggalian, perencanaan dan pengontrolannya) dan pengolahan bahan tambang yang berwawasan lingkungan. Dalam Teknik Pertambangan, pendidikan ditekankan pada kemampuan analisis maupun praktis (terapan) untuk tujuan penelitian maupun aplikasi praktis. Sedangkan Teknik Perminyakan adalah bidang ilmu teknik yang mempelajari bagaimana terbentuknya minyak dan gas bumi di dalam perut bumi, dan mencari tahu berapa banyak jumlah cadangan yang ada untuk selanjutnya dapat diambil dan diproduksi dalam bentuk crude oil ataupun gas alam. Dengan semakin berkembangnya industri energi, maka panas bumi juga termasuk di dalam lingkup Teknik Perminyakan.
Selanjutnya perbedaannya juga terdapat pada, bahan studinya, dimana Teknik Pertambangan berkutat pada studi bahan mineral berbentuk padat.  Seperti Batubara, tembaga, emas, perak, uranium, pokoknya asal masih padat, masuk dalam wilayah pertambangan. Sedangkan Teknik Perminyakan mencakup minyak bumi dan gas alias bahan tambang berbentuk non padat.Kedua bidang ilmu ini dibedakan karena perbedaan karakteristik dari padat dan zat non padat itu sendiri.
Selain itu, perbedaan keduanya juga terdapat pada, ilmu terapanya, dimana teknik pertambangan itu terkonsenterasi opsi jalur pilihan, yakni Tambang Eksplorasi dan Tambang Umum. Pada tambang eksplorasi, pendidikan yang diberikan bersifat komprehensif dalam segala aspek dari kegiatan eksplorasi penambangan. Sedangkan pada tambang umum, bidang kajian mencakup sebagian aktivitas tahap pra penambangan, yaitu berkaitan dengan pemilihan metode penambangan dan kebutuhan fasilitas/sarana dan prasarana, design & engineering, developing, serta aktivitas tahap penambangan (pemberaian, pemuatan, pengangkutan dan pengendalian biaya). Keempat komponen aktivitas utama pada jalur tambang umum ditunjang oleh berbagai aktivitas yaitu pemetaan, kestabilan penggalian, perancangan dan rekayasa, pelayanan, energi, perawatan, kesehatan dan keselamatan kerja, ventilasi, pengendalian air dan reklamasi, serta pemahaman geologi, mineralogi, mineral deposit, mineral processing dan marketing. Sedangkan Ilmu terapan yang dipelajari dalam Teknik Perminyakan adalah ilmu mengenai ekstraksi (eksplorasi dan eksploitasi) minyak, gas bumi, dan juga panas bumi dari berbagai sisi yaitu sisi reservoir, penilaian formasi, pemboran, produksi, dan juga pengolahan sampai masalah ekonomi perminyakan. Selain itu juga dipelajari tentang aplikasi prinsip-prinsip ilmu teknik, manajemen, dan ekonomi dalam perencanaan, produksi, serta transportasi sumber daya alam (minyak dan gas bumi).
Dan terakhir, dari prospek kerjanya sendiri, lulusan teknik pertambangan sangat dibutukan di :
1.   Pemerintahan (Departemen Pertambangan dan Energi, Departemen Dalam Negeri, Departemen Perdagangan, Perbankan, Departemen Perindustrian, dan sebagainya)
2.   Badan Usaha Milik Negara (BUMN) (Pertamina, Perum Gas Negara, PLN, PT. Timah, dll)
3.   Perusahaan swasta (Persero batubara, PT. Aneka Tambang, Mobil Oil, UNION OIL Indonesia, PT. INCO, PT. Semen Tonasa, PT. Bosowa Mining, PT. Hemako, PT. Freeport, PT. Berau Coal, PT. Tambang Aspal Butonb KODECO dan sebagainya)
4.   Wiraswasta (Lulusan Teknik Pertambangan dapat berwiraswasta dalam perusahaan pemboran air tanah, minyak dan gas bumi)
5.   Akademisi dan Lembaga Penelitian (dosen pada peguruan tinggi negeri maupun swasta, LIPI, BPPT, dll)
Sedangkan prospek Lulusan Teknik Perminyakan dapat bekerja di berbagai bidang juga antara lain adalah :
1.   Bidang Perminyakan (Pertamina, Conoco Phillips, VICO Indonesia, Exxon Mobil, Chevron Pasific Indonesia, Total Indoensia, Sclumberger, Medco Energy, dll)
2.   Bidang pemerintahan dan lembaga penelitian (Departemen Pertambangan dan Energi, Ditjen. Minyak dan Gas Bumi, Ditjen. Geologi dan Sumber Daya Mineral, BP Migas, dll. Pada lembaga penelitian, lulusan teknik perminyakan dapat bekerja di LIPI, Lemigas, BPPT, dll
3.   Perusahaan pengadaaan barang penunjang industri perminyakan dan pertambangan
4.   Akademisi (dosen atau peneliti di perguruan tinggi negeri maupun swasta)
5.   Lain-lain (Bank, perusahaan asuransi (pemerintah/swasta), dan wiraswasta)

Source : Infoedukasi.net

0 komentar:

Post a Comment

Join Us!

Taf. Powered by Blogger.

Total Pageviews

Open Cbox

Popular Posts

Blog Archive